Jam 07.00 wib tanggal 20 juni 2025 seluruh peserta Pelatihan Kader Ulama di wajibkan hadir di hotel Grand Arya Aceh Tamiang untuk register peserta, kata panitianya gitu sih, aku sampai jam 06.45 wib, masyaallah aku peserta ketiga yang hadir dari 30 peserta lainnya, yang pertama hadir tengku siddik dari utusan kecamatan manyak payed, yang kedua hadir tengku khadafi dari sementok, dan aku yang ketiga, ini lah cikal bakal orang yang juara 1,2,3 dalam pelatihan ini wkwkwk.
Mulai lah ku perkenalkan diriku dengan 2 peserta itu, masih teringat tengku siddik di antar oleh ibunda nya dan sebelum berpisah untuk 20 hari tak lupa cipika cipiki di depan aula hotel Grand Arya, hubungan antara orang tua dan anak yang harmonis.
Dan ternyata sudah jam 08.00 acara belum juga mulai, ternyata jam karet itu benar benar ada, mulai lah berdatangan satu persatu peserta PKU lainnya tak bisa kuceritakan satu per satu karena belum kenal, nampak lah dari kejauhan sosok ustad Fahmi Mustawa, orang ini lah yang membuat pergantian teman sekamar atas dasar mau sama mau, karena dia ingin sekamar dengan tengku syuja', cikal bakal yang membuat susah panitia mencari keberadaan mereka berdua karna terlambat masuk kelas di hari kedua wkwkwk
Hari-hari pun berlalu di kamar hotel, dari jam 08.00 wib sampai jam 17.00 wib adalah waktu belajar dengan pemateri pemateri yang cukup bagus dan kompeten di bidangnya, suasana seperti di pesantren atau dayah dulu ketika masih jadi santri, semakin hari 30 peserta ini semakin akrab, alhamdulillah cepat akrab walau latar pesantren atay dayah yang berbeda, mungkin karena semua peserta pernah menjadi santri walau dari latar belakang pesantren atau dayah yang berbeda beda, tapi keakraban itu sangat kental terasa,serasa sudah lama kenal, mungkin juga satu frekwensi karna pernah jadi santri.
Ketua kami ustadz Zulkarnain lulusan Mustafawiyah Purba Baru yang memiliki peranan penting dalam kegiatan PKU kami, dia lah sosok yang selalu mengabarkan di group WhatsApp kalau pemateri sudah datang dan kami masih tidur di kamar hotel, tak jarang juga dia mengetuk kamar kami satu persatu untuk menyegerakan hadir di kelas, luar biasa ketua kami satu ini. kelas lah pokoknya kalau jadi pemimpin, sosok nya yang berwibawa wajib kita acungkan jempol untuk ketua.
Kemudian wakil ketua kami ustadz Ziad Al Ariq, lulusan Mustafawiyah Purba Baru , satu angkatan sama ketua katanya, dia juga sekaligus ketua IpnU ikatan pelajar nahdhatul ulama, luar binasa wakil ketua, tapi keberadaannya kadang ada kadang tiada, kadang juga ketua yang suka bangunin wakil di kamar, hobinya main pes tapi selalu kalah.
Bg Amin, sosok ayah bagi kami, bukan tanpa dasar dia di bilang sosok ayah, tapi di usianya yang ke 30 tahun dia sudah memiliki 3 orang anak yang sangat mirip mirip dengan nya, sekaligus dia abang kandung dari ketua, walau sekamar dengan Ketua kami tapi tetap saja kadang kadang keberadaannya sering kami pertanyakan, tapi selalu lolos dari panitia kecuali ketika sedang sakit, tetap lulusan dari Mustafawiyah.
Anggi, teman sekamarku yang pendiam, yang kalau ngomong jika ada abang angkat nya bg Amin, untung juga ada anggi teman sekamar jadi jarang telat karna dia selalu on time, dia juga partner nya Ziad kalau main pes tapi selalu menang, satu pesantren dengan abang angkatnya bg Amin di mustafawiyah, katanya pernah di tempeleng ketua pada saat jadi santri karena ketahuan merokok.
Tengku Abdurrahman, aku lupa lulusan mananya, tapi sosoknya pendiam, diam diam juara 1 di ujian soal tentang ekonomi syariah dan dapat hadiah jam dari pemateri yang ada logo OJK nya, teman sekamarnya Ziad, dia juga seorang guru di pesantren daerah benuaraja, suka ngopi di Bro Kopi.
Fahmi Mustawa, tsanawiyahnya di Al Fuad seruway dan aliyahnya di islamic center Medan, hobi ngajak sparing peserta PKU main Mobile Legend, suka tidur di kamar dan di kelas, dia lah yang beri gelar kepada khadafi dengan gelar tengku saber, abang nya seangkatan aku di RH wajah nya mirip abang nya, kelakuannya aja yang enggak wkwkw, tapi dia hafizh qur'an Masyaallah.
Rifqi Siddiq, duduk paling depan, hadir pada saat hari pertama register paling cepat, usia paling muda ,selalu disiplin dan paling suka kasih pertanyaan ke pemateri apa lagi waktu jam kelas mau habis, mulai lah botol botol aqua berjatuhan pertanda jam belajar sudah habis, lulusan dayah cot trueng, gak salah kalau juara 1 di PKU angkatan 12, dan juga juara main pes, belum ada peserta PKU yang kalah kan dia main pes.
Aulia Firdaus, kalau di rumah di panggil Aulia, kalau di islamic center di panggil aceh, kalau di dayah di panggil daus, bebas panggil dia apa aja gitu katanya, lulusan dayah mudi mesra samalanga, mau nyambung S2, kamarnya jadi tempat tongkrongan ustadz ustadz gaul, jalan nya agak ngengkang kayak orang baru sunat, pintar tapi pendiam sekali ngomong gak ada waqaf nya agak agak kocak.
Sebelahnya tengku Fakhrurrazi dari dayah yang sama Mudi Mesra Samalanga, soal keilmuan jangan diragukan, apalagi ilmu editor video kocak paling jago, sekamar sama Aulia, hobi karokean di Aula tapi di stop sama petugas hotel karna suaranya fales, atau lebih ke males dengar nya wkwkw, paling segan sama tengku Ridwan Katanya.
Tengku Ridwan atau tengku Mid Only, main ML cuma bisa pakek louyi, kalau pakek yang laen nub, lulusan Mudi Mesra Samalanga, seniornya Aulia dan Fakhrurazi di dayah, tawadhuk nya bukan main padahal soal keilmuan luar biasa, ilmu memikat hati wanita yang belum punya.
Tengku Khadafi alias Tengku Saber, julukan yang melekat yang di kasih Fahmi Mustawa, karna cuma bisa main pakai Saber, sekamar sama tengku Ridwan, kata tengku Ridwan kalau malam sering di cekek sama Tengku Saber, lulusan nya gak tau karena pernah Custom pakai silvana mati 18 x.
Tengku Syuja', lulusan Al Fuad seruway, hobi main ML, PUBG dan lain lain, teman sekamar Fahmi Mustawa, yang selalu telat makan pagi, di kelas kalau gak tidur main magic chese, sesekali ke kamar mandi pada saat jam belajar untuk ngerokok, balek lagi kemeja sambung tidur, dan anehnta begitu pemateri buka sesi tanya jawab, makhluk ini selalu angkat tangan untuk bertanya masyaallah kok bisa ya.... hidupnya aman tentram kecuali masalah percintaannya dengan Pororo, masalah nya ada aja masalah, cerita Syuja' panjang kalau mau lengkapnya ayok ngopi di Bro.
Masih part 1 yang belum kesebut namanya nantikan part berikutnya...
Assalamualaikum.wr.wb




